16.4 C
New York
Sabtu, April 5, 2025

Cegah Penyelewengan, Polri Kawal Distribusi Minyak Goreng Subsidi di Lapangan

CENTRALNEWS.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bakal mengawal distribusi dan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Hal ini ditegaskan Kapolri dalam keterangan pers bersama usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka – Jakarta, Selasa (15/03).

“Dan sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Menko Perekonomian terkait dengan perubahan harga minyak curah menjadi Rp14.000 untuk harga eceran tertinggi, tentunya kami dari kepolisian siap untuk mengawal sehingga jaminan distribusi kemudian ketersediaan di pasar betul-betul riil di lapangan,” tegas Kapolri, Jend. Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan secara langsung di pasar untuk mengetahui mekanisme pasar terkait dengan perkembangan situasi harga minyak. Selain itu, pengawalan tersebut juga dilakukan guna mencegah adanya dugaan praktik penyelewengan minyak goreng murah di pasaran.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Volome Sampah saat Lebaran, Amsakar Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

“Tentunya kami akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada untuk memastikan bahwa minyak curah, kemudian minyak kemasan sesuai dengan yang disampaikan menyesuaikan dengan harga keekonomian, semuanya ada di pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa pemerintah terus memperhatikan situasi penyaluran dan ketersediaan minyak goreng di tanah air.

Dengan memperhatikan perkembangan situasi yang ada, pemerintah memutuskan untuk menyubsidi harga minyak goreng curah sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp14.000 per liter.

“Dengan memperhatikan situasi global, di mana terjadi kenaikan harga-harga komoditas, termasuk minyak-minyak nabati dan di dalamnya juga termasuk minyak kelapa sawit, maka pemerintah memutuskan bahwa pemerintah akan menyubsidi harga minyak kelapa sawit curah, itu sebesar Rp14.000 per liter. Subsidi akan diberikan berbasis kepada dana dari BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit),” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Volome Sampah saat Lebaran, Amsakar Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, imbuhnya, akan menyesuaikan dengan harga keekonomian. “Harga kemasan lain, ini tentu akan menyesuaikan terhadap nilai keekonomian. Sehingga tentu kita berharap bahwa dengan nilai keekonomian tersebut, minyak sawit akan tersedia di pasar modern maupun di pasar tradisional atau pun di pasar basah,” tukasnya. (Jak)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles