20.6 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

Angkat Warisan Melayu ke Panggung Nasional di KEN 2027, Lingga Matangkan Festival Seni Tamadun Melayu

CENTRALNEWS.ID, LINGGA – Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat langkah untuk membawa Festival Seni Tamadun Melayu ke panggung nasional. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mematangkan konsep dan substansi kegiatan agar dapat bersaing dalam proses kurasi Kharisma Event Nusantara (KEN) 2027.

Keseriusan tersebut dibahas dalam Rapat Penyempurnaan Usulan Pelaksanaan Festival Seni Tamadun Melayu yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga, Selasa (29/9/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan festival budaya yang memiliki identitas kuat, berkualitas, serta mampu menarik perhatian wisatawan.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga dan dihadiri Asisten I, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait, Tim Kharisma Event Nusantara, serta para pelaku seni dan budaya setempat.

Dalam forum tersebut, berbagai aspek penyelenggaraan festival menjadi perhatian bersama. Mulai dari pematangan konsep acara, penyusunan rangkaian pertunjukan, penguatan materi budaya, hingga strategi promosi dan pelibatan komunitas seni dibahas untuk menyempurnakan dokumen usulan yang akan diajukan.

Baca Juga :  Bahas Restorasi Gambut hingga Pencegahan Karhutla, Menhut RI Sambangi Bandar Laksamana - Bengkalis

Langkah ini dilakukan agar Festival Seni Tamadun Melayu tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu tampil sebagai perhelatan budaya yang memiliki daya tarik tersendiri dan relevan dengan pengembangan pariwisata daerah.

Kabupaten Lingga memiliki kekayaan sejarah dan tradisi Melayu yang telah menjadi bagian penting dari identitas daerah. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal utama dalam menghadirkan festival yang menampilkan keunikan budaya lokal sekaligus memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas.

Melalui penyelenggaraan festival, berbagai warisan budaya Melayu diharapkan dapat dikemas menjadi pertunjukan yang menarik, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang melekat di dalamnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga dalam kesempatan itu menyoroti pentingnya sinergi antarsektor dalam mempersiapkan kegiatan. Keterlibatan perangkat daerah, komunitas budaya, serta para pelaku seni dinilai menjadi bagian penting dalam membangun festival yang terencana dan memiliki arah pengembangan yang jelas.

Menurutnya, setiap tahapan persiapan perlu disusun secara terukur, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga festival nantinya tidak hanya menghadirkan pertunjukan berkualitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Baca Juga :  Sita 30 Paket Sabu, Polsek Mandau Ringkus 2 Lelaki di Bathin Solapan

Lebih dari sekadar panggung bagi seniman dan budayawan, Festival Seni Tamadun Melayu juga diproyeksikan menjadi salah satu penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Lingga.

Beragam potensi daerah, seperti seni tari, musik tradisional, sastra, seni pertunjukan, kuliner khas, hingga kerajinan lokal, dapat diintegrasikan dalam satu rangkaian kegiatan. Pengemasan yang kreatif diharapkan mampu menciptakan pengalaman budaya yang menarik bagi pengunjung sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif juga berpotensi memperoleh manfaat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan serta terbukanya ruang promosi dan pemasaran produk lokal selama festival berlangsung.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, komunitas budaya, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun penyelenggaraan festival yang berkelanjutan.

Dalam proses penyempurnaan usulan, masukan dari Tim Kharisma Event Nusantara diharapkan dapat membantu memperkuat konsep serta substansi kegiatan. Dengan demikian, dokumen yang disiapkan pemerintah daerah dapat semakin matang dan selaras dengan aspek penilaian dalam proses kurasi KEN 2027.

Baca Juga :  Serka Junaidi Suluhkan Nilai Luhur Pancasila di Kalangan Warga Batang Serosa - Mandau

Pemerintah Kabupaten Lingga berharap Festival Seni Tamadun Melayu dapat berkembang melampaui agenda tahunan dan menjadi salah satu identitas unggulan daerah dalam bidang seni, budaya, dan pariwisata.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperluas pengenalan Kabupaten Lingga sebagai daerah yang memiliki jejak sejarah dan peradaban Melayu yang kuat, sekaligus menawarkan potensi wisata budaya yang beragam.

Ke depan, pematangan festival akan dilanjutkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah serta pemenuhan berbagai kebutuhan pendukung penyelenggaraan. Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat agar festival tidak hanya menjadi milik penyelenggara, tetapi tumbuh sebagai ruang bersama untuk merawat dan mempromosikan kebudayaan Melayu.

Dengan persiapan yang terus diperkuat dan dukungan berbagai pihak, Festival Seni Tamadun Melayu diharapkan mampu menjadi etalase kebudayaan Lingga yang membanggakan, memperluas peluang ekonomi masyarakat, serta mengangkat potensi pariwisata daerah ke tingkat nasional melalui Kharisma Event Nusantara 2027.(men)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles