CENTRALNEWS.ID, DURI – Komandan Kodim 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno, S.Sos., M.Si pimpin aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di jalan Kanal Atiam – Tegar, RT005/RW017, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Senin (24/8).
Didampingi Danramil 03/Mandau Kapten Czi. Suratmin, giat pemadaman kebakaran di wilayah yang berjuluk ‘Kota Minyak’ tersebut digencarkan dengan menempuh jarak sekira 40 kilometer dari markas Koramil 03 Mandau, dihadang kontur jalan yang sulit serta terpaan cuaca ekstrem.

Menerobos hamparan lahan gambut, menyeberangi kanal dengan titian sampan, serta diterpa udara berpolutan asap pekat, Dandim dan jajaran bersama personel Polsek Mandau, BPBD, Manggala Agni, Damkar dan Masyarakat setempat berupaya menggempur bara api pada hamparan lahan gambut.
Sejak pagi hari, pihaknya terus menghujani areal yang terbakar dengan memompa air gambut dari kanal setempat.

Di tengah hiruk-pikuk udara nan menyesak organ pernapasan, pihaknya tak kenal lelah dan terus berjibaku memadamkan bara api.
Di tengah terpaan Karhutla pada lokasi tersebut, Dandim dan seluruh tim yang terlibat kerahkan upaya maksimal agar areal yang terbakar tidak semakin meluas.
“Hari ini kami datang langsung ke lokasi Karhutla di wilayah Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau untuk melakukan pemadaman lebih lanjut bersama tim gabungan,” kata Dandim 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno.

Mengingat lokasi titik api berada di dalam kawasan minim akses, pengerahan truk-truk pemadam tak dapat dilakukan yang membuat proses pemadaman semakin terasa berat.
Berbekal pompa dan gulungan selang pemadam yang digelar cukup panjang, Dandim dan tim gabungan berjibaku memadamkan titik api guna meminimalisir dampak buruk kerusakan lingkungan, serta potensi paparan kabut asap yang mencemari udara.

“Sampai Senin sore kami masih berupaya memadamkan kebakaran di lokasi tersebut. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis agar proses pemadaman ini dapat kita sukseskan bersama,” harap Dandim.
“Dengan ini pula, kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar semak di atasnya. Mari sama-sama kita cegah Karhutla demi terjaganya kelestarian lingkungan, serta tersedianya udara yang bersih dan sehat,” imbaunya. (Bres)

