CENTRALNEWS.ID, BATAM – Ajang Batam Grassroot Football Festival 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam.
Kompetisi sepak bola usia dini tersebut tidak hanya menjadi arena bagi tim-tim sekolah sepak bola (SSB) untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan pemain muda sekaligus mengembangkan Batam sebagai destinasi sport tourism.
Festival ini mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-8, U-10 dan U-12. Puluhan tim ambil bagian dalam kompetisi yang dirancang untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus mengasah kemampuan para pemain muda.
Yang menarik, perjalanan para peserta tidak berhenti setelah turnamen tingkat lokal tersebut berakhir. Empat tim terbaik atau semifinalis dari masing-masing kelompok usia memperoleh tiket otomatis untuk tampil pada Batam Grassroot Football International.
Ajang lanjutan itu dijadwalkan berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas, Batam. Kompetisi tersebut akan mempertemukan tim-tim dari Indonesia dengan sejumlah akademi sepak bola dari negara tetangga.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi pemain usia dini. Selain mendapatkan atmosfer kompetisi yang lebih tinggi, para pemain juga berpeluang mengukur kemampuan ketika berhadapan dengan tim dari luar negeri.
Ketua Panitia Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Yudi Candra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival.
Menurutnya, kompetisi usia dini tidak hanya bertujuan mengejar kemenangan. Turnamen juga menjadi sarana bagi para pemain untuk menguji hasil latihan, meningkatkan mental bertanding, serta mendapatkan pengalaman sejak usia muda.
Panitia juga membuka peluang bagi pemain-pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol untuk masuk dalam program pembinaan Batam Prime FC. Pemain terpilih nantinya dapat disiapkan untuk mengikuti pembinaan lebih lanjut sebagai bagian dari tim elite maupun tim seleksi Batam Prime.
Sementara itu, penyelenggaraan festival menjadi salah satu rangkaian Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.
Setelah kompetisi grassroot pada 7–9 Agustus, rangkaian berikutnya dilanjutkan dengan Batam Grassroot Football International pada 14–16 Agustus di Stadion Gelora Citra Mas.
Selanjutnya, Batam International Football Series dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026. Agenda tersebut akan menghadirkan sejumlah klub, termasuk Batam Premier FC dan tim undangan dari dalam maupun luar negeri.
Sebelumnya, BP Batam menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026. Kegiatan tersebut dinilai memiliki manfaat lebih luas karena tidak hanya menyentuh sektor olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi hingga UMKM.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga internasional dapat menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah dan antarnegara sekaligus membuka ruang lahirnya talenta sepak bola muda yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Dengan berakhirnya fase pertama festival, perhatian kini beralih kepada para semifinalis yang akan membawa nama klub dan daerahnya ke panggung Batam Grassroot Football International.
Ajang tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus langkah awal bagi talenta-talenta muda Batam untuk berkembang menuju jenjang sepak bola yang lebih kompetitif.(ham)

