13.3 C
New York
Selasa, Oktober 6, 2026

DPRD Batam Terima Dokumen Aspirasi Mahasiswa, Isu Banjir hingga Air Bersih Jadi Sorotan

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, turun langsung menemui massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Kota Batam yang berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kota Batam, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kamaluddin mendengarkan orasi serta berbagai tuntutan yang disampaikan para mahasiswa. Aksi ini menjadi hari kedua berturut-turut DPRD Batam menerima aspirasi dari kalangan mahasiswa. Sebelumnya, Kamaluddin juga menggelar audiensi untuk membahas sejumlah persoalan nasional maupun isu strategis di daerah.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan utama, di antaranya evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), peninjauan kembali Undang-Undang Polri, desakan agar TNI kembali fokus pada fungsi pertahanan di barak, penolakan terhadap kenaikan harga BBM, serta evaluasi terhadap Program Koperasi Desa Merah Putih. Selain isu nasional, mahasiswa juga menyoroti kondisi pembangunan di Kota Batam yang dinilai belum sepenuhnya memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Mereka mendesak Pemerintah Kota Batam untuk segera menuntaskan persoalan sampah, distribusi air bersih, dan banjir yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga :  Irjen Pol Suhendri Gantikan Asep Safrudin sebagai Kapolda Kepri, Kembali ke Tanah Melayu

Perwakilan Aliansi Mahasiswa Kota Batam, Ashari, menegaskan bahwa tiga persoalan tersebut merupakan janji prioritas yang pernah disampaikan pasangan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra saat kampanye. “Sampah, air bersih, dan banjir adalah program prioritas yang pernah dijanjikan. Namun hingga saat ini persoalan itu masih dirasakan masyarakat. Padahal kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sudah berjalan lebih dari satu tahun,” ujar Ashari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kamaluddin mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan bangsa dan daerah. Menurutnya, sikap kritis mahasiswa merupakan bagian penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan kebijakan publik berjalan sesuai harapan masyarakat. “DPRD terus mendorong agar persoalan-persoalan ini mendapat perhatian serius dan ada progres perbaikan dari waktu ke waktu. Kami meyakini pemerintah terus berupaya melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Kamaluddin.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles