CENTRALNEWS.ID, BATAM – Rasa haru dan syukur tak mampu disembunyikan pasangan suami istri, Safrizal dan Susi, saat melihat nama anak mereka tercantum dalam pengumuman Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jalur Afirmasi di SMP Negeri 25 Batam, Selasa (16/6/2026).
Keduanya menjadi salah satu orang tua calon siswa yang datang paling awal ke sekolah untuk melihat hasil pengumuman tersebut.
Dengan penuh harap dan rasa cemas, mereka langsung menuju papan pengumuman yang ditempel di lingkungan sekolah.
Momen mengharukan terlihat saat Susi yang masih menggunakan tongkat berjalan perlahan menaiki tanjakan menuju pintu gerbang sekolah.
Warga Tiban Indah, Kecamatan Sekupang itu tampak tertatih-tatih dengan tongkat di tangan kiri dan kanannya.
Meski kondisi kakinya belum pulih akibat terjatuh di rumah beberapa waktu lalu, Susi tetap bertekad hadir langsung untuk menyaksikan pengumuman yang sangat dinantikannya bersama sang suami.
Setelah beberapa saat mencari nama anak mereka di lembar pengumuman, wajah pasangan tersebut langsung berubah sumringah.
Nama yang mereka harapkan akhirnya ditemukan dalam daftar calon siswa yang diterima melalui jalur afirmasi.
Ucapan syukur pun berulang kali terucap dari keduanya.
Kebahagiaan itu menjadi puncak dari penantian dan harapan mereka agar sang anak dapat melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 25 Batam.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dari rumah kami sudah berdoa semoga hasilnya baik. Begitu melihat nama anak kami ada dalam daftar yang diterima, rasanya lega dan bahagia sekali. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga kami,” ujar Safrizal.
Menurutnya, kesempatan yang diperoleh anaknya tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar dan meraih cita-cita di masa depan.
Sementara itu, Susi mengaku rela menahan rasa sakit demi menyaksikan langsung pengumuman tersebut.
“Saya masih menggunakan tongkat karena kaki saya belum sembuh setelah jatuh di rumah. Tapi saya tetap ingin datang melihat langsung hasil pengumuman anak saya. Alhamdulillah, saya sangat terharu. Semua rasa sakit seperti hilang ketika melihat nama anak kami ada di daftar yang diterima,” tutur Susi dengan mata berkaca-kaca.
Bagi pasangan suami istri tersebut, keberhasilan anak mereka lolos melalui Jalur Afirmasi bukan sekadar pengumuman penerimaan siswa baru.
Lebih dari itu, momen tersebut menjadi awal harapan baru bagi masa depan sang buah hati dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kecil mereka.(bur)

