10.3 C
New York
Sabtu, April 25, 2026

Musrenbang Kepri 2026, Amsakar Tekankan Kolaborasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

CENTRALNEWS.ID, TANJUNGPINANG – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Batam dalam mendorong pembangunan yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Forum strategis tersebut digelar di Balairungsari Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin (6/4/2026), dan menjadi wadah penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi.

Dalam forum itu, Amsakar menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik di Batam maupun wilayah Kepulauan Riau secara keseluruhan.

Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk menyatukan arah pembangunan agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Gebrak Pembangunan hingga Pelosok Negeri Junjungan, TMMD ke-128 Resmi Dimulai

“Perencanaan yang baik harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian Kota Batam yang menjadi indikator keberhasilan pembangunan daerah.

Di antaranya, Batam berhasil meraih penghargaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) bersama Kabupaten Karimun dan Natuna.

Tak hanya itu, Batam mencatatkan nilai tertinggi dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) se-Provinsi Kepulauan Riau dengan skor 82,9606.

Capaian ini dinilai mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik,” tambahnya.

Baca Juga :  MEG Gaungkan Kolaborasi Hijau dan Pemberdayaan UMKM di Hari Bumi Rempang 2026

Kegiatan Musrenbang ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari tingkat nasional dan daerah, seperti Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang mengikuti secara virtual, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Fitrianti, serta Kepala Bappeda Kepri Aries Fhariandi.

Dalam paparannya, Bima Arya mengungkapkan bahwa kinerja pembangunan di Kepulauan Riau menunjukkan tren yang sangat positif.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 mencapai 7,89 persen dan menempatkannya di posisi keempat secara nasional.

Selain itu, tingkat inflasi tetap terkendali di angka 3,54 persen.

Sementara itu, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 7,07 persen pada 2020 menjadi 4,85 persen pada 2025.

Baca Juga :  Satgas TMMD Wilayah Bengkalis Dikerahkan Gebrak Pembangunan di Pelosok Desa

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mencatat angka 80,53, menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu provinsi dengan kualitas pembangunan manusia terbaik di Indonesia.

“Capaian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan di Kepulauan Riau semakin matang dan terarah,” kata Bima Arya.

Ia pun mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut harus terus dijaga melalui konsistensi visi pembangunan, penguatan kemandirian daerah, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi yang berkelanjutan antar pemangku kepentingan.(ndn)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles