CENTRALNEWS.ID, BATAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Peringatan tersebut berlaku selama empat hari, mulai Senin, 12 Januari hingga Kamis, 15 Januari 2026.
Forecaster on Duty BMKG Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Kepri.
Pada Senin, 12 Januari 2026, BMKG memperkirakan ketinggian gelombang di Perairan Utara Kepulauan Natuna berpotensi mencapai hingga 2,7 meter atau masuk kategori tinggi.
Sementara itu, gelombang dengan ketinggian hingga 2,5 meter (kategori sedang) diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau bagian utara dan selatan, kecuali Perairan Kepulauan Karimun.
Memasuki Selasa, 13 Januari 2026, kondisi gelombang laut diperkirakan masih cukup signifikan.
BMKG mencatat potensi gelombang hingga 2,0 meter atau kategori sedang di sebagian besar perairan Kepulauan Riau, baik di wilayah utara maupun selatan, dengan pengecualian Perairan Kepulauan Karimun dan Perairan Batam.
Selanjutnya, pada Rabu, 14 Januari 2026, ketinggian gelombang diprakirakan sedikit menurun namun masih berada pada kategori sedang.
Gelombang laut berpotensi mencapai hingga 1,7 meter di hampir seluruh perairan Kepulauan Riau, kecuali wilayah Perairan Kepulauan Karimun dan Batam.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal kecil, perahu nelayan, serta aktivitas bongkar muat di perairan terbuka.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut.
Informasi prakiraan cuaca maritim terbaru dapat diakses secara lengkap melalui laman resmi BMKG di https://maritim.bmkg.go.id.(bur)


