CENTRALNEWS.ID, BATAM – Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan demi mendukung pembangunan Kota Batam yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Batam adalah milik bersama, sehingga kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Rudi saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama warga Perumahan Fortuna Raya, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Jumat (10/6/2016).
Dalam kesempatan itu, Rudi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam telah dan terus mengeluarkan sejumlah kebijakan strategis yang berorientasi pada kepentingan umum dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini, bersama seluruh SKPD, kami melakukan penataan di sejumlah titik, termasuk ruas jalan Jodoh–Nagoya serta penertiban kios-kios liar,” ujarnya.
Selain itu, Rudi juga mengumumkan kebijakan penting di bidang pendidikan. Pada tahun anggaran 2016, Pemko Batam melalui Dinas Pendidikan resmi menghapus pungutan uang komite bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Mulai 1 Juli, tidak boleh lagi ada pungutan uang komite di SMA. Ini merupakan kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Dalam rangkaian Safari Ramadan malam keenam tersebut, Rudi yang didampingi jajaran SKPD Pemko Batam turut menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid Nurul Haq, Muhammad Iwan Sunawan.
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang telah diajukan dalam proposal. “Gunakan bantuan ini sebagaimana peruntukannya, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pesan Rudi.
Sebelumnya, Muhammad Iwan Sunawan mewakili masyarakat menyampaikan beberapa aspirasi kepada Wali Kota. Salah satunya terkait rencana penambahan satu ruang belajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang saat ini menampung sekitar 400 murid.
“Dengan jumlah murid sebanyak itu, fasilitas yang ada sudah tidak memadai. Pengurus masjid mengalami keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan belajar anak-anak,” ungkapnya.
Selain persoalan pendidikan, warga juga meminta perhatian pemerintah terkait akses jalan menuju masjid yang hingga kini belum sepenuhnya rampung.
Usai berbuka puasa, Wali Kota Batam bersama rombongan melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Putri Hijau, Kelurahan Sei Langkai, Sagulung.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Rudi mengungkapkan bahwa DPRD Batam tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang pemekaran kecamatan.
“Ke depan, Kecamatan Sagulung akan dimekarkan menjadi tiga kecamatan, sementara Batu Aji menjadi dua kecamatan,” jelasnya.
Menurut Rudi, pemekaran wilayah tersebut bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik dan mempermudah urusan administrasi masyarakat. Pada kesempatan itu, Pemko Batam juga menyalurkan bantuan lanjutan sebesar Rp150 juta untuk pembangunan masjid. (mil)


