-10.7 C
New York
Minggu, Februari 1, 2026

Percepatan Infrastruktur, DPR RI Sahkan Pagu Anggaran BP Batam 2026 Rp2,447 Triliun

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (15/9/2025).

RDP tersebut membahas Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BP Batam tahun 2026, yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

Turut hadir Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, para deputi, serta pejabat eselon II dan III.

Dalam rapat, Komisi VI DPR RI menyetujui pagu anggaran BP Batam tahun 2026 sebesar Rp2,447 triliun.

Persetujuan ini merujuk pada Surat Bersama Menteri Keuangan dan Bappenas Nomor S-505/MK.03/2025 dan B-621/D.9/PP.04.03/07/2025 tanggal 24 Juli 2025.

Baca Juga :  1xbet və azərbaycan: uğurlu mərcin yeni

Andre menegaskan, alokasi tersebut diharapkan selaras dengan prioritas nasional dalam Asta Cita sekaligus mendukung pengembangan wilayah Batam.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menjelaskan, selain pagu anggaran Rp2,447 triliun, pihaknya juga mendapatkan dukungan anggaran Rupiah Murni (RM) sebesar Rp2,880 triliun.

Dana tersebut dialokasikan sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terutama untuk memperkuat investasi melalui pengembangan kawasan ekonomi strategis berkelanjutan.

“Belanja tahun 2026 akan diarahkan pada peningkatan iklim investasi, pengembangan kawasan, serta optimalisasi peran BP Batam sebagai pengelola KPBPB yang profesional, transparan, dan efisien,” jelas Amsakar.

Lebih lanjut, anggaran RM akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPB).

Baca Juga :  Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Babinsa Koramil 03/Mandau Gencarkan Patroli di Desa Petani

Antara lain meliputi konektivitas darat, laut, dan udara; pengelolaan sumber daya air; penataan aset dan lingkungan; hingga prasarana pengembangan kawasan.

Menurutnya, Presiden menekankan bahwa pembangunan Batam harus dimulai dari infrastruktur agar perekonomian tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

Amsakar pun menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI.

“Atas perhatian dan dukungan ini, BP Batam semakin bersemangat memenuhi komitmen menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi modern, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.(mzi)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

22,921FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles